KK 230
HAI DUNIA, LIHAT TUHAN
do=g 4/4 MM ± 69
1
Hai dunia, lihat Tuhan,
Sang Surya kehidupan,
tergantung di salib.
Sang Raja Kemuliaan
menanggung penghinaan,
sengsara siksa yang keji.
2
O lihatlah betapa
penuh keringat darah
seluruh tubuh-Nya.
Hati-Nya yang mulia,
dirundung dukacita,
terungkap dalam berkesah.
3
Siapa menyebabkan
hukuman dan siksaan
terhadap diri-Mu?
‘Kau bukanlah pendosa;
‘Kau suci tak bernoda.
Mengapa salib Kautempuh?
4
Kesalahanku jua
dan dosaku semua
sebanyak pasir laut,
yang menyebabkan duka
sengsara-Mu dan luka
dan siksa yang membawa maut.
5
Akulah yang celaka.
‘Ku patut ke neraka
akibat dosaku.
‘Ku patut menderita
segala dukacita,
perih dan sakit bilur-Mu.
6
Kauangkat ke pundak-Mu
segala tanggunganku
yang menekan berat.
Sedang Engkau dikutuk,
‘ku bebas dan terluput.
Salib-Mu itulah berkat.
7
Dengan menyangkal diri
‘ku ingin mengiringi
Engkau, ya Tuhanku,
di dalam sukacita,
pun dalam menderita
tetap setia pada-Mu.
Syair: O Welt, sieh hier dein Leben, Paul Gerhardt, 1647, terj. Yamuger, 1982
Lagu: Heinrich Isaac (1450-1517), disederhanakan oleh Johann Sebastian Bach, 1729

OK