KK 300
HAI, DENGAR NYANYIAN SUCI
do=g 4/4 MM ± 100
1
Hai, dengar nyanyian suci di pesisir laut Kristal:
Haleluya, Haleluya, puji Allah yang kekal!
Tak terbilang yang bernyanyi, bagai bintang banyaknya,
berpakaian jubah putih, palma dalam tangannya.
2
Kaum leluhur, nabi, raja, yang menanti Almasih,
rasul, martir dan penginjil yang bersaksi, berjerih,
para pendahulu kita yang berdoa tak lelah,
kini mengagungkan Tuhan, bersyukur kepada-Nya.
3
Waktu usai kesusahan, dibersihkan jubahnya
dalam darah Anak Domba, Penebus yang mulia;
dari siksa dan penjara, penghinaan dan pedang,
atas Iblis pun mereka dalam Kristus t’lah menang.
4
Berpegangkan panji salib laskar jaya dan megah
ikut Dikau, Jurus’lamat, Raja dan Panglimanya,
ikut Dikau menderita, riang dan tetap teguh,
ikut Dikau dalam maut, ikut dalam hidup-Mu.
5
Kini mulia mereka, kini jalannya cerah
kini diberi padanya, air hidup yang baka;
kasih karunia abadi, kebenaran yang teguh
dalam sinar Sang Tritunggal dinikmatinya penuh.
6
Putra Tunggal Tuhan Allah, Cah’ya dari T’rang kekal,
Pemersatu kawanan-Mu, Tubuh-Mu, Imanuel,
o, curahkan pada kami kepenuhan-Mu terus,
hingga kami muliakan Bapa, Putra, Roh Kudus.
Syair: Hark! The Sound of Holy Voices, Christopher Wordsworth, 1862, terj. H.A. Pandopo, 1984
Lagu: Tradisional Belanda, 1700

OK