KK 486
BADAI MENGAMUK, YA TUHAN
do=c 6/8 MM ± 60
1
Badai mengamuk, ya Tuhan,
gelombang pun menderu,
dan kabut gelap menakutkan,
kemana ‘ku berteduh?
Akan celakalah aku,
Tuhan terus lelap!
Takkan lama ‘ku ini tertarik
ke dasar samud’ra g’lap.
Gelombang dan topan
tenangkanlah: diamlah!
Laut yang gemuruh dan menderu
dan iblis yang ganas bagai set’ru,
tak dapat merusakkan bahtera,
sebab Tuhan alam ikut serta.
Semuanya taat ‘kan p’rintah-Mu:
Diamlah, diamlah.
Semuanya taat ‘kan p’rintah-Mu:
Diamkanlah.
2
Hatiku goncang, ya Tuhan,
serasa remuk redam.
Guruku, sadarlah dan tolong,
‘ku takut ‘kan tenggelam.
Badai dosaku mengamuk,
memukul jiwaku!
Akan karamlah aku, ya Guru,
peganglah kemudiku.
Gelombang dan topan
tenangkanlah: diamlah!
Laut yang gemuruh dan menderu
dan iblis yang ganas bagai set’ru,
tak dapat merusakkan bahtera,
sebab Tuhan alam ikut serta.
Semuanya taat ‘kan p’rintah-Mu:
Diamlah, diamlah.
Semuanya taat ‘kan p’rintah-Mu:
Diamkanlah.
3
Guru, derita t’lah lalu,
cuaca kembali t’rang.
Mentari nan suram bersinar,
lenyap rasa yang tegang.
Tinggalah Penyelamatku
tetap di sampingku!
Dengan Tuhan bidukku selamat,
berlabuh dan berteduh.
Gelombang dan topan
tenangkanlah: diamlah!
Laut yang gemuruh dan menderu
dan iblis yang ganas bagai set’ru,
tak dapat merusakkan bahtera,
sebab Tuhan alam ikut serta.
Semuanya taat ‘kan p’rintah-Mu:
Diamlah, diamlah.
Semuanya taat ‘kan p’rintah-Mu:
Diamkanlah.
Syair: Peace! Be Still!. Mary Ann Baker, 1874, terj. E.L. Pohan Shn (1917-1993)
Lagu: Horatio Richmond Palmer, 1874


OK