KK 696
MANUSIA YANG MELUKU
do=a 4/4 MM +108
1
Manusia yang meluku*, menaburkan benih,
tetapi kesuburan Tuhanlah yang memb’ri.
Air hujan dikirim-Nya dan panas yang segar.
Akhirnya padi tumbuh, menghijau dan mekar.
Apapun yang baik semata anugerah.
Dan kar’na itu pujilah kasih-Nya yang mesra.
2
Semua diciptakan-Nya, yang jauh, yang dekat:
samudera yang luas dan rimba yang lebat.
Tak satu dilupakan, semua dibela,
dan kita dib’ri makan tak kunjung bersela.
Apapun yang baik semata anugerah.
Dan kar’na itu pujilah kasih-Nya yang mesra.
3
Ya Bapa, t’rimakasih; yang sudi ‘Kau memb’ri
kepada ciptaan-Mu: berkat dan rezeki.
Tiada teruraikan kasih-Mu yang besar;
terpujilah ‘Kau, Bapa, rahmani dan jabar.
Apapun yang baik semata anugerah.
Dan kar’na itu pujilah kasih-Nya yang mesra.
Syair: Wir pflügen und wir streuen, Mathias Claudius, 1782, terj. E.L. Pohan Shn, 1966
Lagu: Johan Abraham Peter Schulz (1747-1800)
* meluku=membajak tanah

OK